Bidik Pasar Malaysia, Lampung Fokus Siapkan UMKM dan Tenaga Kerja Kompeten

Bidik Pasar Malaysia, Lampung Fokus Siapkan UMKM dan Tenaga Kerja Kompeten

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan bersama Atase Perdagangan, Atase
Perhubungan, dan Atase Tenaga Kerja Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur
yang digelar di Sage Hotel Kuala Lumpur, Kamis (12/02/2026) malam.
Pemerintah Provinsi Lampung memfokuskan langkah strategis pada penguatan daya saing produk dan
sumber daya manusia guna menembus pasar global, khususnya Malaysia. Komitmen tersebut
mengemuka dalam pertemuan bersama Atase Perdagangan, Atase Perhubungan, dan Atase Tenaga
Kerja Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur yang digelar di Sage Hotel Kuala Lumpur,
Kamis (12/02/2026) malam.
Alih-alih sekadar penjajakan kerja sama, pertemuan ini menegaskan keseriusan Lampung dalam
membangun ekosistem ekspor yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kualitas produk, kesiapan
pelaku UMKM, hingga penguatan konektivitas logistik dan penempatan tenaga kerja terampil.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dalam arahannya menekankan bahwa produk unggulan daerah
dari sektor pertanian, perkebunan, dan industri olahan memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar
Malaysia. Namun demikian, ia menegaskan perlunya peningkatan standar mutu, kapasitas produksi, dan
pengemasan agar mampu memenuhi kebutuhan dan regulasi pasar internasional.
“Kerja sama ini harus berdampak langsung pada peningkatan penyerapan produk Lampung di luar
negeri sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain penguatan ekspor, Pemerintah Provinsi Lampung juga menaruh perhatian serius pada peningkatan
kualitas tenaga kerja migran. Wagub menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan
sumber daya manusia yang kompeten, tersertifikasi, serta memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar
kerja Malaysia.
Dari sisi perdagangan, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur menyampaikan bahwa peluang pasar bagi
UMKM Lampung terbuka lebar, terutama untuk produk makanan olahan dan komoditas pertanian.
Namun, ia mengingatkan pentingnya menjalin kemitraan dengan distributor lokal, memahami mekanisme
ekspor-